Selasa, 22 Januari 2013

MENUNGGU PROFIT CLICKING SECARA PRODUKTIF

Oleh: Ndika Mahrendra


Saya Percaya Masa Depan Profit Clicking Masih AKan Baik Baik Saja. Saat Ini Mereka Sedang Berbenah

 SEBENARNYA saya tidak suka ditelepon. Terlebih ketika saya sedang berhadapan dengan sederet menu yang tersaji di meja makan. Sejak kecil saya diajari oleh orangtua saya untuk makan dengan tenang, tanpa percakapan, tak melakukan aktivitas lain. Mengunyah, mencecap rasa yang menjalar di lidah, lalu menelannya dengan khidmat.


Tapi kali ini telepon gengam saya berdengking. Saya diamkan. Saya telah bersiap menyantap seporsi sate klatak dengan kuah kari yang aduhai, juga sepiring tengkleng yang saya sukai. Namun entahlah, setan mana yang membetot mata saya melirik nomer telepon yang terpampang. Sekilas pandang sudah terlihat jelas nomer telepon yang mejeng bukan kode area Indonesia. Tampaknya dari luar negeri. Dan tak mungkin  orang [dari] luar negeri dengan tolol membuang pulsa dan waktunya untuk menghubungi saya buat perkara remeh-temeh dan tak berguna. Pasti ada sesuatu yang penting. Setidaknya penting  untuk dia, walau tak pernah ada jaminan juga penting untuk saya. 


Dan benar, setelah telepon saya angkat, saya respon, terdengar suara wanita dari kejauhan. Meminta maaf jika mengganggu, basa-basi khas orang jawa [dia TKI dari Jogja di Luar Negeri], lalu bertanya apa benar kabar yang ia dengar bahwa saya, selain di Profit Clicking..., juga ikut BO lain?

Maka saya telah menduga rentetan pertanyaan berikutnya jika pertanyaan pertama saya jawab: Iya.


Pertanyaan yang lahir berikutnya pasti seputar: Pertama, saya selama ini dikenal setia dengan Profit Clicking. Belum pernah ikut BO lain. Jika tiba-tiba saya ikut BO lain, pasti ada sesuatu dengan Profit Clicking. Apakah saya sudah tidak percaya lagi dengan Profit Clicking? Apakah ke depan Profit Clicking sudah tidak bisa lagi diharapkan? Terlebih penanya tahu, dan ini yang membuat saya sering mengelus dada, banyak sekali member PC bahkan member senior, seringkali mempromosikan BO lain dengan menjelek-jelekkan Profit Clicking! Seolah PC telah berdiri di ambang kehancuran.


Kedua, saya pasti ditanya, apa alasan saya memilih BO RAF dari sekian banyak BO lain yang terhampar di muka bumi? Pertanyaan kedua ini pasti dengan nada menyelidik, rada curiga, sebab pengalaman telah banyak mengajarkan bahwa BO lain selain Profit Clicking kebanyakan berujung scam. Tentu si penanya telah menyimak, atau justru menjadi aktor dari gerakan para member PC yang beramai-ramai hijrah ke Avo atau Permanentfund karena telah lelah menunggu Porofit Clicking yang tak kunjung kelar berbenah.  Dan perpindahan itu ternyata gagal total karena scam!


Ketiga, saya pasti ditodong dengan sesuatu yang sekilas seperti sebuah pertanyaan, walau sebenarnya itu sebentuk permohonan garansi: apakah BO lain yang saya ikuti sistemnya mudah? WD nya lancar? Uang member aman? Tidak Scam? Tidak membawa minggat uang member dengan pelbagai dalih yang dibuat-buat dan tak masuk akal?

Dan ternyata dugaan saya benar. Sang penelpon bertanya tentang hal-hal yang telah saya duga sejak sekian detik setelah saya mendengar pertanyaan pertama yang ia ajukan: apakah benar kabar yang ia dengar bahwa saya, ikut BO lain selain Profit Clicking?

Bukan karena hebat atau punya bakat jadi dukun kalau saya bisa menduga dengan presisi yang tak meleset barang seujung bulu kaki. Itu semua, ya itu semua terjadi karena si penelepon bukan orang pertama yang telah bertanya kepada saya, baik lewat SMS, BBM, Inboks, atau chating. Pertanyaan yang telah saya terima hanya soal itu-itu saja. Hanya kemasan, media bertanya, dan cara bertanya saja yang berbeda. Substansinya sama persis, atau ‘podo plek’ kalau kata orang jawa.

Untuk itulah, kepada sahabat TKI yang pernah menelepon saya, juga untuk yang pernah bertanya tapi belum saya jawab, juga untuk sesiapapun yang ingin atau sedang bertanya apa benar saya ikut BO lain selain Profit Clicking?; Apa alasan saya memilih RAF dari sekian banyak BO yang terbentang tak terhitung panjang? Dan apakah RAF aman dan tak akan membawa kabur uang member?; saya sempatkan menulis artikel ini. Semoga keingintahuan sahabat bisa lumayan terjawab.

Pertama, benar. Selain di Profit Clicking, saya tercatat sebagai member Ricanadfunds, atau yang lebih populer dengan sebutan RAF. Bahkan saya yang membidani lahirnya group RAF VAN JAVA, sekaligus menjadi admin di sana.


Tapi semua itu terjadi bukan tersebab saya tak percaya lagi pada Profit Clicking. Bukan karena saya melihat bahwa Profit Clicking sedang berdiri dengan kaki guyah dan siap masuk dalam jurang kehancuran. Bukan karena saya merasa bahwa PC ke depan sudah tidak bisa lagi diharapkan.

Mari berdoa semoga Profit Clicking lekas membaik seperti dulu. Amiin

Profit Clicking masih akan baik-baik saja. Ke depan Profit Clicking  masih bisa diharapkan. Itu jawaban saya. Saya tak ingin berpanjang lebar membahas apa yang menjadi dasar pernyataan. Sehingga optimisme saya pada Profit Clicking terlihat shahih dan dapat dipertanggungjawabkan.


Dasar-dasar sikap saya sangat sederhana. Antara lain, saya menyaksikan dengan mata saya, dengan sekujur tubuh saya yang normal, bahwa dari waktu ke waktu Profit Clicking mengalami kemajuan ke arah yang lebih baik. Saya harap kita tidak terlalu tolol dan lupa ingatan: kita memulai PC dari tanpa menerima profit harian, lalu dibayar. Dari tak bisa WD terus bisa WD.

Belum seperti yang kita harapkan memang. Tapi percayalah, Solusi 98% [yang pasti] telah mulai berjalan. Dari 1%, dan terus beranjak hingga sekarang barangkali sudah [atau malah belum] 50%. Bukankah untuk bisa sampai ke angka seribu kita selalu butuh angka satu?       

Selain itu, sistem, itikat baik, cita-cita besar, kerja keras, member yang jutaan jumlahnya, tak mungkin rasanya  jika oleh Profit Clicking hanya ingin dijadikan kenangan. Cuma memang, banyak projek PC yang merupakan satu kesatuan, masih jalan di tempat. Sebagaimana kita tahu, projek-projek yang terintegrasi, jika ada satu yang tak jalan, maka yang lain tak akan leluasa jalan-jalan. Selama Paid to Click belum jalan, The New Generation Traffic Exchange masih isapan jempol. Padahal anda tak mungkin mau jika sehari harus View Ads sebanyak adpack yang anda punya.



Menunggu Profit Clicking Berbenah Sambil Mengambil Peluang di RAF Adalah Pilihan Produktif

Saya memilih tetap menebar pemikiran dan imajinasi positif tentang PC. Karena saya merasa memiliki, merasa ikut membesarkan, dan untuk itu saya harus punya sikap. Saya lebih siap jika sikap saya untuk berpikiran positif ternyata salah, ketimbang saya berpikiran negatif dan akhirnya keliru.

Saya memilih menunggu PC berangsur-angsur normal sambil melakukan kegiatan positif. Ikut BO lain saya kira perlu. Selain agar tak merasa jenuh menunggu, kita juga dapat tambahan uang jajan. Dan yang terpenting, kita bisa belajar membandingkan bagaimana PC jika dibandingkan dengan BO lain. 


Member PC yang pernah transmigrasi ke AV* atau Perma***fund tentu telah belajar banyak. Mereka kini tak punya alasan untuk mencaci PC. Karena dulu [sebagian] mereka pernah mencaci PC dan mengagung-agungkan AV* atau Perman***fund, akhirnya mereka bertemu kenyataan bahwa walau PC belum paripurna, ternyata PC masih jauh lebih baik. Untuk itulah, saya mengajak para sahabat sekalian, mari kita menunggu dengan produktif. Untuk beberapa bulan ke depan kita belum bisa berharap banyak pada PC. Menunggu sambil mengenal BO lain sepertinya pilihan yang perlu dipertimbangkan.


Tapi saya berharap kita ikut BO lain tanpa harus menjelek-jelekkan PC. Selain karena itu sifat banci dan kekanak-kanakan, itu bisa menjadi boomerang yang bisa membabat wajah kita sendiri jika kelak sampai terbukti BO lain itu tak lebih baik dari PC.  

Percayalah, kita bisa mempromosikan sesuatu tanpa harus menjatuhkan sesuatu. Walau saya tahu, tak sedikit orang yang tak setuju. Tapi bukankah perbedaan itu indah untuk dirayakan...?


Tidak ada komentar:

Posting Komentar