Oleh: Ndika Mahrendra
![]() |
| Dimanapun Berada, Di Situ Selalu Ada Marabahaya. Tapi dengan skill dan Ilmu pengetahuan rintangan bisa ditakhlukkan |
SEPENUHNYA saya sadar, ini akan menjadi bagian yang paling penting. Juga menjadi pembahasan yang paling sensitif. Karena ini tentang uang. Tentang harapan. Juga sebentuk cita-cita tentang masa depan hidup yang lebih baik.
Dan selalu, demi menjawab pertanyaan apakah RAF aman,
atau BO lain aman, saya memilih untuk selalu berhati-hati. Karena sedikit saja
salah bicara, saya bisa dianggap menebar janji. Sedikit keliru memilih
kata-kata, saya bisa dianggap menanam bibit-bibit dusta.
Maka saya selalu memulai dengan pernyataan sederhana:
di dunia ini tak ada sesuatu yang
sepenuhnya aman.
Tidur dengan nyaman di rumah, bisa mati tertabrak
mobil yang blong rem-nya. Punya wajah mirip pencuri bisa kena borgol polisi. Jujur
dibilang pencitraan. Apa adanya disebut polos. Pasrah dinilai menyerah. Protes
dituding tak tahu diuntung. Semuanya, sepenuhnya mengandung resiko.
Sementara soal uang, resiko juga tertebar
kemana-mana. Menaruh uang di bawah bantal saja punya resiko digondol maling.
Nabung di bank bisa pailit. Bisnis sendiri bisa bangkrut. Bisnis dengan teman
bisa dikhianati. Bisnis dengan orang lain bisa ditipu. Bisnis online bisa scam.
Satu-satunya tempat menaruh uang yang aman, sepertinya, hanya di kotak amal.
Tuhan yang akan menjaganya.
Demikian halnya dengan RAF. Tak akan ada seorang pun
yang mampu menjamin apakah RAF aman. Sebab setiap yang bernyawa pada akhirnya
binasa. Sebab setiap buatan manusia akhirnya akan tutup usia. Cuma soal kapan,
itu tak bisa diterka. Soal apa penyebabnya, itu yang layak kita diskusikan.
Soal bagaimana meminimalisir resiko, itu yang pantas kita siapkan.
(1)
HARUS saya jelaskan di awal, bahwa RAF tak memiliki
Restart/PSF sebagaimana Profit Clicking. Artinya, secara sistem bisnis, RAF
memungkinkan untuk scam. Karena saat terjadi over paid, saat terjadi titik
membunuh, atau saat terjadi besar pasak daripada tiang, RAF tak bisa
mengkonversi sebagian aset member menjadi beban jangka panjang. Tak ada adpack
yang dipensiunkan dini untuk menjadi Panel seperti yang sering kita alami di
PC.
(2)
BANYAKNYA sektor real serta lini bisnis yang dimiliki
Rican
Business Ventures, Ltd membuat
asset Rican tergolong stabil. Terlebih, menurut Ricard, tahun 2013 Rican akan
menambah lini bisnis baru.
Di sini terlihat bahwa Rican secara cermat mengelola
dana yang mereka terima dari member RAF untuk memutar roda bisnis
pendukung. RAF, sejauh yang saya lihat,
sepertinya bukan bisnis itu sendiri. Tak ada keuntungan atau profit di RAF bagi
perusahaan. Dan sepertinya, memang RAF tidak digunakan untuk mencari
keuntungan. Ini terbukti dari tidak adanya upgrade member, Fee WD, atau apapun
yang sifatnya bernilai profit untuk perusahaan.
Benar, satu paket iklan memang seharga $15. Tapi itu
tidak bernilai profit bagi perusahaan. Itu adalah asset. Itu dana dari nasabah
yang harus dikelola dan diputar di sektor real. Hasil dari sektor-sektor real
inilah profit bersih perusahaan. Tentu dengan menghitung nilai pendapatan bruto
dikurangi modal, dikurangi share profit, dan alokasi biaya pengembangan bisnis
tentu saja.
Maka masa depan RAF tergolong relatif aman. Jika dan
hanya jika, semua unit usaha milik Rican Business Ventures, Ltd berjalan
sebagaimana yang kita harapkan. Terus menambah ekspansi dan unit bisnis tentu
menjadi sebuah keharusan. Karena dengan ekspansi semacam itu, aset dan
leabilitas perusahaan akan semakin tangguh.
Ya, tak ada restart memang. Tapi progresivitas semua unit usaha Rican
Business Ventures, Ltd serta ekspansi-ekspansi yang terus berkelanjutan, secara
matematis insya allah akan membuat bisnis ini [idealnya] berusia panjang.
Walau demikian, semua harus tetap ingat: mati atau jalan, lama
atau sesaat, semua tergantung Tuhan. Selain kita berikhtiar di RAF, sikap
member RAF kepada Tuhan saya yakini akan turut menentukan nasib RAF di masa
depan.... ][
BERSAMBUNG :


Tidak ada komentar:
Posting Komentar