Rabu, 23 Januari 2013

AMANKAH BISNIS RAF #2

Oleh: Ndika Mahrendra


Mengamati dan Menganalisa Secara Cermat Akan Menentukan Sukses Tidaknya Anda Dalam Bisnis
 
(3)

KETERBUKAAN Rhicard dan stategi member. Seperti telah saya bahas di artikel sebelumnya, saya salut kepada Rhicard yang menyediakan dirinya untuk mudah dikontak, bisa ditemui, bersedia memapakar bisnis plant kepada member secara live, serta membuka secara terang bendarang apa saja yang ia kerjakan dengan uang member. Itu adalah itikat baik, yang mau tak mau harus kita akui, tidak dilakukan oleh BO lain. Itu cracking value yang dimiliki RAF yang harus diapresiasi.

Tapi strategi member juga adalah hal yang niscaya. Di bisnis apapun kita harus menggunakan ilmu. Memakai strategi. Menerapkan siasat, juga disertai doa serta membayar zakat dan sedekah untuk setiap hasil yang telah kita terima.

Soal bagaimana strategi, siasat atau teknik berbisnis di RAF, anda bisa berkonsultasi dengan upline anda masing-masing. Masing-masing leader, barangkali, mempunyai formula sukses sendiri-sendiri. Bahkan mungkin, ada juga upline yang tak punya strategi sama sekali hihihi :P

Dan di titik inilah bagian terpenting. Jangan salah memilih upline. Karena upline adalah Tim anda. Tempat berdiskusi, bertegur sapa, dan memberi bimbingan. Derita loe kalau masih tetap ada member yang mengakui tidak tahu apa-apa karena tidak pernah diajari apa-apa oleh uplinenya :O
  

(4)

TENTANG keputusan dan sikap diri. Ini menjadi penting, karena, saya amati member-member di Indonesia belum berbisnis secara dewasa. Seringkali saya lihat member mengambil keputusan orang dewasa, tapi masih juga memegang sikap seorang bocah. Padahal semestinya keputusan harus sesuai sikap pribadi masing-masing.

Studi kasus berikut mungkin akan memperjelas maksud saya. Kita sebut saja si A dan si B. Si A memutuskan memulai bisnis RAF sebanyak $750 atau setara dengan 50 paket iklan. Itu sepenuhnya uang dia pribadi. Dan dia siap dengan apapun yang akan terjadi. Jika sukses dia akan bersyukur, dan jika gagal dia rela. Karena dia telah meniatkan uang $750 tersebut sebagai harga yang harus dia bayar untuk memperoleh kesuksesan.

Sementara si B, tak mau kalah, juga start dengan nilai yang sama $750 jumlahnya. Tapi uang yang ia gunakan bukan uang yang ia siapkan untuk semua kemungkinan. Mungkin memang uang pribadi, misal dari tabungan. Uang dari berhutang, menjual barang, menggadaikan sesuatu, atau yang lain.

Si B akan senang kepalang jika sukses, melunasi hutang, atau balik modal. Tapi ia tak siap menghadapi kenyataan yang berbeda dengan ekspektasi harapan dia. Misal tiba-tiba karena ledakan jumlah member, RAF harus menambah server secara besar-besaran dan memakan waktu yang lama.

Keluarkan Sebanyak Anda Sanggup Kehilangan. Itu Prinsip Bisnis Yang Harus Kita Pegang
Karena harus balik modal, karena harus melunasi hutang, karena harus menebus gadaian, atau karena-karena yang lain, sementara RAF sedang problem, si B kemudian marah-marah. Keluar kata-kata yang tak ada dalam kamus bahasa Indonesia untuk mencaci-maki RAF.

Ini adalah potret nyata member kita. Si A adalah contoh terbaik. Dia dewasa baik keputusan juga sikapnya. Dia telah mewakafkan dirinya untuk semua kemungkinan. Sementara si B, adalah member dengan dengan keputusan orang dewasa, tetapi dengan sikap anak TK. Jika tak siap kehilangan uang sejumlah itu, semestinya ia cukup mengeluarkan $15 saja.


Jadi, dalam bisnis RAF atau apapun, pegang erat-erat prinsip saya: Keluarkan sesebanyak yang anda sanggup kehilangan. Jika anda sanggup menanggung kehilangan 100 juta, maka keluarkan 100 juta. Tapi kalau anda hanya sanggup kehilangan $15, maka jangan memaksakan diri anda.

Walau saya berharap, semoga baik di RAF atau Profit Clicking, kita semua sukses. Tak ada yang kehilangan. Amiiin... ][        

Tidak ada komentar:

Posting Komentar