Selasa, 22 Januari 2013

MENGAPA SAYA MEMILIH RAF #1

Oleh: Ndika Mahrendra


Pilihan Ikut RAF adalah Pilihan Sadar. Menunggu Profit Clicking Sambil Menghasilkan Adalah Pilihan Saya

TERINGAT pagi hari awal Oktober 2012, waktu Indonesia. Di Eropa waktu itu mungkin masih malam. Salah seorang penerima profit terbesar di Profit Clicking bercengkrama dengan saya. Saya menyanding dua tab google terjemah tentu saja. Satu untuk alih bahasa Indonesia ke bahasa Inggris, dan satu untuk salin kata bahasa Inggris ke bahasa Indonesia. Percakapan tak secepat dengan teman sebangsa, sebab ada proses translate yang tersendat lantaran koneksi internet yang bikin hipertensi.

Seperti biasa, kami selalu berbincang tentang hal-hal terkait Profit Clicking. Mulai dari fenomena member yang mulai hilang kesabaran, pembayaran profit yang sering tersumbat, juga withdraw yang ngadat. Dan tak ketinggalan, maraknya transmigrasi member PC ke BO yang berujung Scam.

Tapi di beberapa bulan sebelum musnah tahun 2012 ini, perbincangan kami sedikit agak berbeda. Kami sama-sama masygul berhadapan dengan tiga kenyataan yang tak terelakkan. Pertama, kami mendapat informasi dari orang dalam PC, bahwa untuk bisa withdraw secara normal seperti di masa silam, masih butuh waktu lama. Kedua, dari orang dalam itu pula kami mendapat anjuran untuk menunggu PC sambil main BO lain dulu. Untuk pelajaran dan perbandingan, katanya. Ketiga, kami sama-sama bingung mau memilih BO apa yang akan kami gunakan untuk menunggu PC L


Lalu tak terasa kita telah masuk Januari 2013. Dan ternyata benar informasi yang dulu kami terima, bahwa untuk bisa WD seperti sediakala sebelum migrasi, masih lama. Dan apesnya, tanggal 19 Desember 2012 saya malah ikutan kena blokir pula. Satu informasi yang menghasilkan dua kenyataan yang harus diterima apa adanya: yakni benar WD normalnya masih lama; juga account keblokir yang sementara mau tak mau harus diistirahatkan, membuat saya tak punya pilihan.

Anjuran itu harus ditanggapi dengan serius. Ya, kami harus menunggu normalnya PC sambil main BO lain. Selain buat hiburan, juga nambah uang jajan, kami sepertinya perlu tahu juga bagaimana BO lain bekerja. Apakah di BO lain juga pernah mengalami maintenance, pembayaran profit yang terlambat, pembayaran withdraw yang tak selalu secepat kilat, juga hal tak mengenakkan lainnya yang pernah kami alami sewaktu di Profit Clicking.

Setelah menerima kebenaran informasi, setelah menyepakati alasan rekomendasi, kami terbentur di problem ketiga. Yakni, BO apa yang harus kami pilih untuk menunggu Profit Clicking yang masih terus menerus melakukan serangkaian ujicoba sebelum menyatakan diri ready dan paripurna.

Kami tak boleh main asal comot BO saja. Ada tanggungjawab dan konsekuensi besar jika kami sampai salah memilih. Dari member PC yang ramai-ramai kabur ke Avo kami banyak belajar. Jangan sampai karena gemes dengan PC kami malah mendarat di BO yang bikin marah. Seperti menghindari kucing yang suka mengendus-ngendus kaki, kami malah lari kecemplung di kandang singa. Lalu kami mampus dan habis dimangsa.

Dan memilih BO lain ternyata semakin runyam. Karena mau tak mau, kami juga harus mewartakan kepada orang lain tentang BO lain yang kami pilih sembari menunggu PC. Sebab baik dia maupun saya, selama ini [dikenal] setia dengan Profit Clicking saja. Saking setianya sampai-sampai ada yang menilai kami fanatik, bahkan di Indonesia ada yang menamai member semacam kami dengan istilah FPI, alias member garis keras.

Padahal hal itu kurang tepat. Saya tak pernah fanatik dengan apapun. Jika selama ini saya hanya dikenal dan identik dengan Profit Clicking, itu karena saya bukan tipe orang yang gampang ikut arus. Saya tipe orang yang berhati-hati. Saya bukan tipe manusia yang gampang silau melihat duit, dan rela melakukan apa saja untuk mendapatkannya.

Dan sikap saya jelas, saya tidak mau menjerumuskan orang lain ke dalam bisnis online yang suka memangsa uang member lalu minggat. Walau semua bisnis mengandung resiko kebangkrutan, memilih resiko yang bisa diminimalisir atau resiko yang bisa dimanage adalah keharusan.

Heeem, melalui sejumlah analisa, pilihan kami berdua akhirnya jatuh ke RAF [Ricanadfunds].

BERSAMBUNG :



 

Kami Tak Mau Sembarangan Memilih BO. Selain PC RAF yang Kami Recomendasikan 


Tidak ada komentar:

Posting Komentar